Rabu, 28 April 2010

Mindtools dan Drill and Practice

Mindtools

Alat bantu belajar yg menyediakan sejumlah fasilitas yg dapat dipakai untuk digunakan siswa dalam memfungsikan cara berfikirnya sehingga optimal.

Lingkungan pembelajaran yg disajikan, tidak hanya berpatokan pada siswa tetapi juga dapat merancang alur belajar sendiri.

Memotivasi siswa untuk belajar karena ia dapat menyesuaikan dengan kebutuhannya.

Beda Mindtools dengan Drill and Practice, Tutorial, Simulation dan Education Games

Kontrol penuh ada di tangan siswa (learner control) siswa menentukan : tujuan yang ingin dicapai materi yang dipelajari pemahaman yang ingin diraih.
Belajar yang dalam (deep learning) melatih ketajaman berfikir & keterampilan belajar siswa.

Drill and Practice
Drill and practice adalah sebuah software yang digunakan oleh sekolah-sekolah untuk mempermudah atau membantu proses belajar dan mengajar. Dalam hal ini siswa telah dianggap mengetahui dan mengerti teori-teori yang mendasari keterampilan itu serta mengetahui cara atau prosedur mengerjakan soal-soal yang ada. Di dalam drill and practice tidak ada bagian penjelasannya, karena yang ada hanyalah sejumlah soal atau pertanyaan dan juga feedback. Kelemahan dari drill and practice yaitu feedback-nya hanya dalam bentuk BENAR atau SALAH, tidak ada penjelasan mengenai jawaban yang benar seperti apa tetapi hal tersebut juga dapat dibenarkan karena memang tujuan dari drill and practice adalah melatih kecepatan dan ketepatan siswa dalam menjawab pertanyaan yang disediakan.

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Apakah Sistem Informasi Itu?

Apakah Sistem Informasi Itu?
Definisi Sistem Informasi

Alter (1992)
Sistem informasi adalah kombinasi antar prosedur kerja, informasi, orang, dan teknologi informasi yang diorganisasikan untuk mencapai tujuan dalam sebuah organisasi.

Bodnar dan Hopwood (1993)
Sistem informasi adalah kumpulan perangkat keras dan perangkat lunak yang dirancang untuk mentransformasikan data ke dalam bentuk informasi yang berguna.

Gelinas, Oram, dan Wiggins (1990)
Sistem informasi adalah suatu sistem buatan manusia yang secara umum terdiri atas sekumpulan komponen berbasis komputer dan manual yang dibuat untuk menghimpun, menyimpan, dan mengelola data serta menyediakan informasi keluaran kepada para pemakai.

Turban, McLean, dan Wetherbe (1999)
Sebuah sistem informasi mengumpulkan, memproses, menyimpan, menganalisis, dan menyebarkan informasi untuk tujuan yang spesifik.
Berdasarkan definisi dari para tokoh tersebut dapat disimpulkan bahwa sistem informasi itu adalah sebuah perangkat keras dan perangkat lunak buatan manusia yang dapat mengumpulkan, memproses, menyimpan, menganalisis, dan menyebarkan informasi untuk tujuan yang spesifik serta sangat berguna untuk manusia itu sendiri.

Contoh Sistem Informasi
Sistem reservasi pesawat terbang.
Sistem untuk menangani penjualan kredit kendaraan bermotor.
Sistem berbasiskan kartu cerdas (smart card).
Sistem yang dipasang pada tempat-tempat publik yang memungkinkan seseorang mendapatkan informasi seperti hotel, tempat pariwisata, pertokoan, dan lain-lain.
Sistem layanan akademis berbasis Web.
E-government atau sistem informasi layanan pemerintahan yang berbasis Internet.


Sifat Sistem Informasi
Tidak harus kompleks
Bisa saja menggunakan sebuah komputer

Kemampuan SI (Turban, McLean, dan Wetherbe, 1999)
Melaksanakan komputasi numerik, bervolume besar, dengan kecepatan tinggi
Menyediakan komunikasi dalam organisasi atau antarorgansiasi yang murah, akurat, dan cepat
Menyimpan informasi dalam jumlah yang sangat besar dalam ruang yang kecil tetapi mudah diakses
Memungkinkan pengaksesan informasi yang sangat banyak di seluruh dunia dengan cepat dan murah
Meningkatkan efektivitas dan efisiensi orang-orang yang bekerja dalam kelompok dalam suatu tempat atau pada beberapa lokasi
Menyajikan informasi dengan jelas yang menggugah pikiran manusia
Mengotomasikan proses-proses bisnis yang semiotomatis dan tugas-tugas yang dikerjakan secara manual
Mempercepat pengetikan dan penyuntingan
Melaksanakan hal-hal di atas jauh lebih murah daripada kalau dikerjakan secara manual

Peranan Sistem Informasi (Alter, 1992)
Berpartisipasi dalam pelaksanaan tugas-tugas Otomasi
Mengaitkan perencanaan, pengerjaan, dan pengendali dalam sebuah subsistem
Mengkoordinasikan subsistemsubsistem
Mengintegrasikan subsistem-subsistem.

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer